Text
Sunnah dan Bid'ah Tahunan
Buku ini hadir untuk memperjelas mana sunnah mana bid’ah. Disertakan dalil yang lengkap dan argumentatif juga disertai dengan catata sejarahyang membuat kita lebih memahami mengapa sebuah perayaan disunnahkan, sementara perayaan yang lain dinyatakan terlarang. Tak hanya hari-hari besar Islam. Tradisi orang-orang kafir pun, seperti; valentine,hari ibu juga disinggung dalam buku ini. Perlu dikaji, karena banyak umat Islam yang terjebak dalam pemahaman yang keliru seputar tradisi non Muslim itu.
Pro kontra tentang perayaan hari-hari besar dalam Islam telah berlangsung sejak lama. Ummat Islam terpecah menjadi dua kelompok antara yang setuju dan tidak setuju. Yang perlu dicatat, kejadian seperti itu belum pernah terjadi pada zaman Nabi dan dua generasi setelahnya. Karena ini perkara baru, maka harus dijelaskan hukumnya agar menjadi jelas mana yang masuk dalam kategori bid’ah dan mana yang bukan.
Bagaimana sebenarnya hukum merayakan hari raya dan amalan-amalan tahunan dalam perspektif syari’at Islam? Apakah ia tergolong amalan bid’ah yang tercela? Adakah bid’ah hasanah dalam Islam? Ataukah semua macam bid’ah itu sesat dan menyesatkan? Karya ilmiah ini patut dicermati dan diapresiasi oleh setiap Muslim, mengingat temanya yang kontroversial.
Pada saat bersamaan, justru banyak waktu-waktu istimewa yang dilewatkan begitu saja oleh kaum muslimin. Mereka mengenal bulan berkah hanya Ramadhan saja. Tak menyadari apa yang harus dilakukan di bulan sya’ban, fadhilah besar dibalik puasa Asyura dan tasu’a. Demikianlah, hampir setiap bulan ada amal istimewa, namun antara sunnah dan bid’ah sudah tersamar, sehingga sulit untuk mengenal dan memilahnya.
Selamat membaca, Selamat mengamalkan.
Semoga bermanfaat.
| 00430 | 297.2 MUH s | TBM Cendekia Mulia | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain